
Jakarta — Ayah almarhum Prada Lucky Namo dikabarkan ditahan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) terkait laporan
dari sang istri. Penahanan ini menimbulkan sorotan publik karena berdekatan dengan proses hukum gugatan perdata keluarga Prada
Lucky terhadap sejumlah perwira TNI. Kuasa hukum keluarga menyatakan akan menempuh jalur hukum dan administrasi tertinggi,
termasuk menyurati Presiden RI untuk memperhatikan kasus ini.
Penahanan Ayah Prada Lucky Namo
Sumber menyebutkan, penahanan dilakukan Denpom setelah laporan resmi diterima dari istri terdakwa terkait dugaan pelanggaran
hukum dalam ranah keluarga. Proses penyidikan saat ini masih berjalan, dan Denpom memastikan bahwa penahanan dilakukan
sesuai prosedur hukum militer.
Kuasa hukum keluarga menjelaskan bahwa penahanan tersebut menimbulkan keprihatinan, karena ayah Prada Lucky
selama ini aktif mendampingi proses hukum gugatan perdata terkait peristiwa yang menimpa almarhum putranya.
“Kami sudah menyurati Presiden dan otoritas terkait agar kasus ini mendapat perhatian serius. Klien kami ingin memastikan
hak-haknya tetap dijaga, terutama terkait pendampingan proses hukum anaknya,” ujar kuasa hukum.
Kuasa Hukum Menyurati Presiden
Kuasa hukum mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI sebagai bentuk upaya hukum dan diplomasi administrasi,
dengan harapan agar proses penahanan dapat dipastikan berjalan adil dan transparan. Surat tersebut juga menekankan pentingnya
perlindungan hak asasi warga negara, termasuk hak untuk pendampingan hukum dalam kasus-kasus yang bersifat kompleks dan sensitif.
Langkah ini juga dimaksudkan agar aparat hukum, khususnya Denpom, dapat menjalankan proses penyidikan secara objektif
dan tidak menimbulkan konflik kepentingan atau tekanan terhadap pihak keluarga.
Sorotan Publik dan Kepastian Hukum
Kasus ini menjadi perhatian publik karena bersinggungan dengan isu militer, hukum keluarga, dan hak asasi. Penahanan ayah
Prada Lucky Namo terjadi di tengah proses gugatan perdata yang menuntut pertanggungjawaban sejumlah perwira TNI terkait
kejadian yang menimpa Prada Lucky semasa berdinas.
Masyarakat dan pengamat hukum menilai bahwa transparansi dan kepastian hukum Tuna55 menjadi kunci agar proses penyidikan
berjalan adil, baik bagi keluarga Prada Lucky maupun pihak yang dilaporkan. Kuasa hukum menegaskan bahwa segala langkah
hukum akan ditempuh sesuai prosedur dan tetap mengedepankan prinsip keadilan.
Dengan langkah mengirim surat ke Presiden, keluarga berharap kasus ini mendapat pengawasan lebih, sehingga penahanan
berlangsung proporsional dan hak-hak hukum pihak terkait tetap terlindungi. Keluarga juga menegaskan akan terus
mendampingi proses hukum yang sedang berjalan, termasuk gugatan perdata yang tengah bergulir.