You are currently viewing AirFish Mirip Hoverkraf Siap Layani Rute Singapura–Batam Mulai Pertengahan 2026

AirFish Mirip Hoverkraf Siap Layani Rute Singapura–Batam Mulai Pertengahan 2026

Inovasi transportasi laut berkecepatan tinggi segera hadir di kawasan Asia Tenggara. AirFish, kapal unik yang menyerupai hoverkraf dan mampu meluncur di atas permukaan air, diproyeksikan mulai mengangkut penumpang pada rute Singapura–Batam pada paruh kedua tahun 2026.

Rencana tersebut diumumkan oleh ST Engineering pada hari pertama Singapore Airshow yang digelar 3 Februari lalu. Melalui anak usahanya, ST Engineering AirX, perusahaan ini akan menjalin kemitraan strategis dengan operator feri BatamFast guna menghadirkan layanan transportasi baru yang lebih cepat dan efisien.

ST Engineering AirX sendiri merupakan perusahaan patungan antara ST Engineering dan Peluca, sebuah perusahaan rintisan yang berbasis di Singapura. Saat ini, BatamFast mengoperasikan sekitar 18 perjalanan feri setiap hari dari Singapura menuju Batam. Kehadiran AirFish diharapkan menjadi alternatif perjalanan laut yang lebih singkat dengan teknologi mutakhir.

Operasi komersial rute Singapura–Batam ditargetkan dimulai pada paruh kedua 2026, dengan catatan seluruh persetujuan regulator telah diperoleh. Selain itu, kedua perusahaan juga membuka peluang untuk memperluas layanan AirFish ke berbagai destinasi lain di Asia Tenggara.

Tak hanya itu, ST Engineering AirX juga berencana membawa AirFish ke pasar India melalui kerja sama dengan Wings Over Water Ferries (WOW). Operator tersebut akan menyewa dan mengoperasikan hingga empat unit AirFish mulai akhir 2026, tergantung pada izin rute dari otoritas setempat.

Untuk rute ini, AirFish Voyager akan digunakan. Kapal ini dirancang mengangkut delapan penumpang dan dua kru. Dengan panjang 17 meter dan lebar 15 meter, AirFish Voyager memanfaatkan prinsip efek permukaan tanah yang menciptakan bantalan udara di bawah sayapnya, memungkinkan kapal melaju di atas ombak dengan kecepatan hingga 100 knot—jauh melampaui feri konvensional yang rata-rata hanya mencapai 30 knot.

Sejak 2024, pengembangan AirFish juga didukung kerja sama dengan Bureau Veritas untuk proses klasifikasi dan sertifikasi, demi memastikan standar keselamatan dan kelayakan operasional kapal ini. Tuna55

Leave a Reply