
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peresmian Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan cita-citanya agar semua anak, termasuk anak pemulung atau dari keluarga miskin, memiliki kesempatan untuk menjadi insinyur, dokter, atau profesional di bidang lain.
Acara peresmian yang berlangsung di Jakarta ini dihadiri oleh sejumlah menteri, pejabat daerah, serta tokoh pendidikan.
Prabowo menekankan bahwa pendidikan harus menjadi jalan keluar dari kemiskinan, sekaligus sarana untuk membangun
generasi penerus yang berkarakter dan berdaya saing.
Prabowo Pendidikan untuk Semua Kalangan
Prabowo menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan akses akademik, tetapi juga pembentukan
karakter dan keterampilan hidup. Anak-anak yang belajar di sekolah ini akan mendapatkan pendidikan yang lengkap,
mulai dari kurikulum formal hingga pelatihan disiplin, kepemimpinan, dan etika kerja.
“Saya ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena faktor latar belakang keluarga atau sosialnya.
Anak pemulung bisa menjadi insinyur, dokter, atau apa pun yang mereka impikan,” ujar Prabowo.
Menurutnya, pendidikan yang merata akan membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Keterlibatan TNI-Polri dan Staf Profesional
Untuk mendukung pembinaan siswa, Prabowo meminta perwira TNI dan Polri serta tenaga profesional dari berbagai sektor untuk terlibat. Mereka diharapkan dapat mengajarkan disiplin, etika, kerapian, bahkan keterampilan praktis yang berguna bagi kehidupan sehari-hari.
“Tidak hanya pelajaran buku, tapi juga pelajaran hidup. Mulai dari disiplin waktu, kerja sama, hingga cara memakai dasi,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menanamkan mental tangguh pada siswa sejak dini, sekaligus memberi contoh teladan dari sosok yang disiplin dan profesional.
Meningkatkan Akses Pendidikan di Seluruh Indonesia
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak dari berbagai daerah, terutama mereka yang tinggal di lingkungan kurang beruntung. Prabowo menekankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya atau latar belakang ekonomi keluarga.
Pemerintah menyiapkan fasilitas lengkap, termasuk ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta guru dan tenaga pendidik yang kompeten. Selain akademik, siswa juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan, teknologi, dan kesehatan agar siap bersaing di era modern Tuna55.
Harapan Bangsa di Tangan Generasi Muda
Prabowo menutup sambutannya dengan pesan motivasi kepada siswa. Ia mengajak mereka untuk tidak takut bermimpi besar dan percaya bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk meraih cita-cita.
“Negara hadir untuk kalian. Jangan pernah ragu untuk bermimpi, belajar keras, dan jadilah generasi yang membanggakan Indonesia,” ucap Prabowo.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, disiplin, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.