You are currently viewing Vietnam Tutupi Kerugian Skandal Keuangan Lewat Lelang Tas Hermes Birkin Milik Konglomerat Properti

Vietnam Tutupi Kerugian Skandal Keuangan Lewat Lelang Tas Hermes Birkin Milik Konglomerat Properti

Pemerintah Vietnam tengah melakukan pelelangan berbagai aset mewah milik konglomerat properti Truong My Lan sebagai langkah untuk menutup kerugian fantastis akibat kasus korupsi dan penggelapan dana yang menyeret namanya. Di antara barang yang dilelang terdapat dua tas eksklusif Hermes Birkin berbahan kulit buaya.

Truong My Lan saat ini menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah dalam salah satu skandal keuangan terbesar sepanjang sejarah Vietnam. Pengadilan memutuskan ia wajib mengganti kerugian negara dengan nilai mencapai USD 27 miliar.

Perkara ini mencuat setelah pengadilan pada April 2024 mengungkap bahwa Truong My Lan sejatinya mengendalikan Saigon Commercial Bank, bank terbesar kelima di Vietnam, meski namanya tidak tercantum secara resmi sebagai pemilik maupun pengurus utama.

Laporan dari BBC di Pengadilan

Berdasarkan laporan BBC, pengadilan menyebut Truong My Lan menggunakan jaringan orang kepercayaan serta perusahaan cangkang untuk mengatur kebijakan dan keputusan strategis bank tersebut. Skema ini memungkinkannya meloloskan pinjaman dalam jumlah besar ke perusahaan-perusahaan yang berada di bawah kendalinya sendiri.

Selama lebih dari satu dekade, bank tersebut terus menyalurkan kredit dan dana tunai kepada jaringan perusahaan terkait dengan total nilai mencapai USD 44 miliar. Dari jumlah tersebut, jaksa menyatakan sekitar USD 27 miliar disalahgunakan, dengan USD 12 miliar dikategorikan sebagai dana yang sepenuhnya digelapkan.

Pada awalnya, Truong My Lan dijatuhi vonis hukuman mati. Namun, pada Juni tahun lalu, hukuman tersebut diubah menjadi penjara seumur hidup menyusul kebijakan Vietnam yang menghapus hukuman mati untuk sejumlah jenis tindak pidana.

Truong My Lan menolak seluruh tuduhan dan sempat mengajukan banding, tetapi permohonannya ditolak. Dalam perkara ini, lebih dari 80 orang lainnya—termasuk suami dan keponakannya—turut diadili dan dinyatakan bersalah.

Kapal Pesiar Vietnam Kembali Masuk Daftar Lelang

Dalam persidangan, Truong My Lan sempat berupaya mempertahankan kepemilikan dua tas Hermes Birkin tersebut. Ia mengklaim satu tas dibeli di Italia, sementara tas lainnya merupakan hadiah dari seorang pengusaha asal Malaysia. Ia bahkan meminta agar tas-tas itu disimpan sebagai kenang-kenangan untuk anak dan cucunya. Namun, pengadilan menolak permintaan tersebut dan menyatakan bahwa barang-barang itu diperoleh melalui cara yang tidak sah.

Tak hanya tas mewah, aparat juga kembali melelang kapal pesiar milik Truong My Lan. Kapal tersebut dijadwalkan dilelang ulang pada 12 Februari dengan harga awal 49,3 miliar dong Vietnam, setelah lelang sebelumnya dengan harga 52,4 miliar dong gagal menarik pembeli.

Calon peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan sebesar 20 persen dari harga pembukaan. Selain kapal pesiar utama, dua kapal lain milik Truong My Lan juga turut dilelang, masing-masing dengan harga awal 4,8 miliar dong.

Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, salah satu aset properti Truong My Lan yang berlokasi di pusat Ho Chi Minh City menjadi properti pertama yang berhasil terjual melalui lelang, dengan nilai transaksi melampaui 600 miliar dong. Tuna55

Leave a Reply